• binder
  • header
  • header

Selamat Datang di SMK NEGERI 1 BIREUN

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMK NEGERI 1 BIREUN

NPSN : 10107106

Jl.Taman Siswa No.2 Telp. 0644-21558 Bireun 24251


info@smkn1bireuen.sch.id

TLP : 0265656565


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 190287
Pengunjung : 50020
Hari ini : 36
Hits hari ini : 199
Member Online : 0
IP : 34.238.190.122
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Mufazzal kembali menjadi Ketua OSIS SMKN 1 Bireuen Periode 2018-2019

Tiga peserta didik SMKN 1 Bireuen, Mufazzal (XI TKJ), Abdul Ajis (XI TPM2) dan Hafid Shakhir (X TPM1) mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS periode 2018-2019. Pagi ini, Selasa, 30 Oktober 2018, ketiganya memaparkan program kerja masing-masing di hadapan para peserta didik dan guru di halaman depan SMKN 1 Bireuen. Selanjutnya para peserta didik dan guru yang hadir, langsung memilih Calon...

Ki Hajar Dewantara, Santri Nusantara Pendobrak Pendidikan

Tanggal 2 Mei bagi bangsa Indonesia sangat mempunyai arti. Sebab di hari itu selalu diperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas). Yang sangat spesial adalah penentuan 2 Mei sebagai Hardiknas diambilkan dari hari lahir seorang tokoh bangsa bernama Raden Mas Suwardi Suryaningrat yang berganti nama pada 1922 menjadi Ki Hajar Dewantara (KHD) yang lahir di Pakualaman 2 Mei 1888. Ken...

Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia di Era Globalisasi

endidikan karakter kini menjadi suatu wacana utama dalam kebijakan nasional di bidang pendidikan. Seluruh kegiatan belajar dan mengajar yang ada di negara indonesia harus mengacu pada pelaksanaan pendidikan karakter. Ini juga tersirat dalam Naskah Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada tahun 2010. ads   Pada n...

Jalan Pintas Pendidikan

Harian Kompas edisi 4 Maret 2016 mewartakan rencana pemerintah meluncurkan program penyetaraan S-2. Program ini untuk mengantar secepatnya 69.000 dosen yang masih bergelar sarjana (S-1) karena pemerintah mempunyai target pada akhir 2017 semua dosen sudah bergelar magister (S-2). Target ini merupakan sebuah revisi karena menurut UU Guru dan Dosen (UU Nomor 14 Tahun 2005), mestinya semua dosen...

KURIKULUM 2013

Kurikulum 2013 atau Pendidikan Berbasis Karakter adalah kurikulum baru yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan KebudayaanRI untuk menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presen...

PENDIDIKAN KARAKTER

Membentuk siswa yang berkarakter bukan suatu upaya mudah dan cepat. Hal tersebut memerlukan upaya terus menerus dan refleksi mendalam untuk membuat rentetan keputusan moral yang harus ditindak lanjuti dengan aksi nyata, sehingga menjadi hal yang praktis dan reflektif. Diperlukan sejumlah waktu untuk membuat semua itu menjadi kebiasaan dan membentuk watak atau tabiat seseorang. Selain itu pencanan...

Keuntungan dan Manfaat menggunakan e-Learning bagi Guru dan Siswa

Mungkin dari teman-teman sudah ada yang tahu apa itu e-learning tapi mungkin juga belum ada yang tahu. Oke, saya jelaskan kembali. E-learning merupakan sistem pembelajaran elektronik, dimana peserta didik atau murid tidak perlu duduk di dalam kelas untuk menyimak setiap materi pembelajaran yang disampaikan guru secara langsung, tetapi dapat disimak setiap saat pada tempat dimana saja yang terhubun...

Tujuan & Manfaat Website bagi Sekolah

Tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan pendidikan dari waktu ke waktu makin tinggi. Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, maka lembaga Pendidikan dalam berbagai tingkat dan jenjang pendidikan tidak lagi dapat berpangku tangan untuk melestarikan kemampuan budaya dan performen suatu sekolah, namun harus gigih melakukan inovasi perubahan...

Pendidikan Sebagai Investasi Jangka Panjang

Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas terpenting. Tidak ditempatkannya pendidikan sebagai prioritas terpenting karena masyarakat Indonesia, mulai dari yang awam hingga politisi dan pejabat pemerin...